Gejala Omicron pada orang dewasa seperti flu biasa? | MPHVenturescorp
6 Gejala Omicron
6 Gejala Omicron

Gejala Omicron pada orang dewasa seperti flu biasa?

Crypto – Pada masa ini, Virus Covid-19 varian Omicron sangat cepat sekali menyebar hamper di 89 negara. Berdasarkan penelitian University of California, gejala Covid-19 varian Omicron terasa seperti sakit flu biasa.

Tak seperti varian-varian sebelumnya, Gejala dari Virus Omicron tidak menyebabkan pneumonia berat yang bisa membuat pasiennya menderita hebat. Berbeda dengan virus varian Delta, yang banyak merenggut jutaan nyawa. Virus Omicron tidak memberi dampak hilangnya indera penciuman dan perasa serta sesak napas.

Tetapi karena “gejala yang ringan” pada infeksi Virus Omicronini, masyarakat jadi cenderung lengah dan meremehkan virus Omicron in. Padahal virus Covid-19 itu bisa mejadi berat dan berbahaya bahkan mematikan bagi para pasien komorbid. Dan kasus penularan akan semakin parah jikalau virus Omicron ini akhirnya bermutasi lagi dan menjadi jenis varian lain yang lebih berbahaya dari sebelumnya.

Maka, masyarakat harus sadar dan paham akan bahaya Covid-19, dan tidak bisa meremehkan apapun varian jenis lain itu.

 

Baca juga : Bahaya Gangguan Kesehatan Akibat Kurang Minum Air Putih

 

Gejala Umum Omicron
Gejala Umum Omicron

Berikut Gejala Omicron pada Orang Dewasa yang harus di waspadai.

 

1. Badan terasa lelah dan letih

Sangat mudah bagi Anda untuk membedakan apakah Anda terserang Flu biasa atau Virus Omicron. Tidak seperti gejala sakit flu biasa, virus Omicron akan memberikan dampak yang lebih hebat pada tubuh Anda yaitu rasa lelah dan letih yang sangat.

Karena pandemi semakin meluas dengan cepat, maka gejala yang timbul ini dirasakan sangat umum dimasuarakat, sehingga masyarakat cenderung menyepelekan gejala awal yang di rasakan.

Maka di harapkan masyarakat untuk lebih waspada bila suatu saat mengalami gejala-gejala flu, tetapi membuat Anda susah konsentrasi, kehilangan focus, merasa kurang produktif dalam pekerjaan dan lelah secara mental dan fisik. Maka bisa jadi itu adalah tanda bahwa bahwa Anda sedang terinfeksi virus Omicron.

✅ RECOMMENDED:  Makanan Tinggi Vitamin B6 Ini Bisa Tingkatkan Imunitas Maksimal

 

2. Rasa nyeri di kepala (Berat dan Pusing)

Sama seperti gejala flu biasa, Virus Omicron juga membuat gejala seperti rasa pusing dan nyeri di kepala. Hal ini tertuang dalam analisa studi yang tercatat pada Journal of Headaches and Pains yang meneliti tentang sakit kepala pada penderita Omicron.

Dalam catatan tersebut dikatakan bahwa orang dewasa akan merasakan sakit kepala dan nyeri daalam skala sedang hingga parah di kedua sisi kepala bahkan belakang kepala. Hal ini biasanya akan terjadi selama tiga hari atau lebih.

Beberapa gejala-gejala lain yang timbul akibat infeksi virus Omicron pada orang dewasa adalah : sakit kepala dengan rasa berdenyut, menusuk, serta menekan. Dan sakit kepala ini tidak akan hilang meskipun penderita sudah meminum obat penghilang sakit kepala atau aspirin.

 

3. Rasa sakit dan gatal pada tenggorokan

Pada sebuah penelitian tentang Virus Omicron di negara Mesir, tercatat bahwa sebagian besar penderita yang terinfeksi akan mengalami gejala sakit tenggorokan dari ringan hingga berat.

Dalam penelitian tersebut tercatat bahwa, dari 120 pasien orang dewasa : 30% di antaranya merasakan ketidaknyamanan pada saluran pernapasan.

Ada juga keluhan pasien yang mengalami sakit tenggorokan tersebut biasanya berusia antara 18 – 65 tahun dikutip dari Aplikasi Zoe COVID. Gejala sakit tenggorokan ini biasanya berlangsung maksimal sampai lima hari. Dan saat ini belum ada penelitian yang menemukan waktu sakit tenggorokan dengan jangka waktu lebih panjang dari 5 hari.

 

4. Batuk Kering dan Hidung Tersumbat

Pada laporan mingguan edisi 1-8 Desember 2021, CDC melaporkan tentang pasien Omicron mengeluhkan gejala awalnya adalah Batuk. Gejala ini diderita sebanyak 89% pasien omicron di kawasan Amerika Serikat (AS) yang didata lembaga tersebut. Gejala lain adalah mudah lelah yang diderita 65% penderita. Selain itu ada juga yang merasakan pilek atau hidung tersumbat sebanyak 59%. Banyak yang terkecoh mengira bahwa batuk ini adalah batu biasa. Tetapi bisa saja batuk ini adalah merupakan gejala Omicron, jika disertai beberapa gejala lain seperti demam, rasa sakit dan gatal pada tenggorokanm serta tubuh merasa letih lesu dan lelah sepanjang hari.

✅ RECOMMENDED:  Info bagi Pelaku Perjalanan Internasional! Aplikasi PeduliLindungi Syarat Masuk ke Indonesia

 

 5. Rasa nyeri dan sakit di sekujur tubuh

Gejala Omicron pada orang dewasa juga memunculkan rasa sakit dan nyeri di sekujur tubuh. Beberapa lokasi tempat munculnya gangguan tersebut adalah persendian, perut, hingga testis.

Aplikasi Zoe COVID melaporkan bahwa sebagian besar penderita merasakan nyeri dan sakit, terutama pada bagian kaki dan bahu. Hal ini jelas sangat mengganggu, terutama untuk para pekerja yang membutuhkan fokus tinggi dan harus buyar gara-gara gejala Omicron tersebut.

 

6. Demam dan Menggigil

Menurut analisis CDC AS, ada lima gejala paling umum dari varian Omicron adalah batuk, kelelahan, hidung tersumbat, pilek, dan demam.

Gejala-gejala omicron biasanya dimulai dengan sakit badan, kelemahan umum, kelelahan, sakit kepala dan demam di hari-hari awal infeksi virus.  Pada akhirnya bisa juga dilanjutkan dengan gejala batuk yang kadang-kadang kering disertai pilek dan bersin. Demam biasanya akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Dalam suatu penelitian, sekitar 80% pasien demam sembuh selama 3 hari pertama. Tertapi jika demam masih berlanjut, maka itu menjadi tanda bahwa ada infeksi sedang hingga berat yang memerlukan pemantauan ketat, terang Dr Sonam Solanki.

 

Baca juga : Omicron Disebar Lewat Chemtrail Di Udara. BMKG Bertindak !

 

Vaksin bisa mengurangi dampak gejala Omicron

Seperti yang sudah kita semua ketahui bahwa sejak terjadi Pademi, Pemerintah gencar menggalakan dan mendukung masyarakat Indonesia untuk melakukan Vaksinasi. Hal ini dilakukan sebagai bentuk peningkatan imun masyarakat agar memiliki imun yang kuat terhadap Virus Covid-19 dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

✅ RECOMMENDED:  BAHAYA ! Gangguan Kesehatan akibat Kurang Minum Air Putih
Gejala Umum Omicron yang sering diabaikan
Gejala Umum Omicron yang sering diabaikan

 

Prof. Lorena Garcia, seorang profesor dari University of California, Davis, Amerika Serikat, mengatakan bahwa ada perbedaan gejala dan tingkat keparahan infeksi varian Omicron pada pasien yang sudah melakukan vaksinasi.

Gejala Omicron yang dialami pada orang dewasa yang sudah mendapatkan vaksinasi akan cenderung lebih ringan, atau bahkan ada kemungkinan tanpa gejala sama sekali. Sebaliknya, untuk mereka yang belum melakukan vaksinasi Covid-19, biasanya gejala Omicron akan disertai dengan sensasi sakit yang lebih parah, atau bahkan perlu mendapat perawatan rumah sakit jika infeksinya dirasa terlalu berat.

Point penting mengapa gejala Omicron pada orang dewasa yang belum mendapatkan vaksinasi cenderung berat adalah karena virus yang lebih mudah menempel pada inang serta lebih cepat bereplikasi dirinya.

Selain itu, infeksi virus Covid-19 varian Omicron dalam darah pasien yang belum tervaksin akan berlangsung cepat dan sangat banyak, sehingga sangat mudah melakukan penularan kepada orang lain.

 

 

Tahu lebih awal, waspada lebih cepat

Pada kenyataannya Covid-19 adalah penyakit yang masih sangat berbahaya bagi semua orang, baik yang sudah melakukan vaksinasi ataupun belum.

Terkadang walaupun jika seseorang bisa melaluinya tanpa gejala, tetapi orang lain belum tentu bernasib sebaik Anda. Karena itu yang terbaik adalah untuk tetap waspada dan taat pada protokol kesehatan serta patuh pada aturan PPKM yang diberlakukan oleh Pemerintah. Karena ini adalah cara terbaik untuk mencegah dan menekan penularan serta penyebaran virus Corona, terutama varian Omicron. (***)

 

Tinggalkan Balasan